Logo Selasa, 23 Juli 2024
images

MAJALAHREFORMASI.com - Kue jadul masih digemari banyak orang hingga kini karena rasanya yang khas yang sulit ditandingi oleh kue-kue modern. Selain itu, penggunaan bahan-bahan tradisional dan resep turun-temurun memastikan kualitas rasa yang konsisten. Sejumlah keunggulan ini membuat sosok wanita yang berasal dari Nangamau, sebuah desa yang berjarak hampir 400 KM dari kota Pontianak bernama Mariani sukses meraup keuntungan besar dalam usaha kue jadulnya di kota Pontianak.

Kepada wartawan saat ditemui Jumat (28/6/2024) sore di salah satu Cafe di bilangan Jakarta Utara, Mariani menceritakan awal mula dirinya memulai bisnis ini dari rasa suka atau hobby memasak berbagai kue terutama roti-roti jadul di keluarganya.

"Saya memulai bisnis kue-kue jadul bermula dari hobby, awalnya hanya iseng bikin kue-kue buat keluarga dan teman-teman ternyata semua pada suka jadi makin semangat bikin karena menuai pujian," ujar wanita yang mempunyai 2 orang anak ini.

Lambat laun pesanan terus berdatangan, seiring promosi dari mulut ke mulut dan cerita orang yang pernah merasakan kue jadul buatannya. Akhirnya dengan tekad yang bulat Mariani memilih untuk menekuni hobinya ini sebagai profesinya dengan brand Pandan Kaya.

Roti Kentang Kosong Manis menjadi menu andalan yang paling banyak digemari oleh konsumennya. Ia mengklaim memakai bahan yang alami yakni kentang dan tidak menggunakan tepung pengembang.

"Roti kentang kita alami pake buah kentang dan tidak pake tepung pengembang. Donat kentang yang kita jual juga ada ciri khasnya beda dengan yang lain karena tidak menggunakan Telur, Asli Lembut dari Buah Kentang," kata putri bungsu dari Lima bersaudara pasangan Marius Akhiau dan Acin.

"Kami juga menawarkan aneka kue dan cake yang alami tanpa menggunakan bahan-bahan seperti SP, TBM, atau ovalet. Kami juga tidak menggunakan pengembang seperti baking powder atau soda kue. Semua produk kami bebas dari bahan pengawet," sambungnya.

Mariani mengatakan, sejauh ini tantangan yang ditemui dalam bisnis kue jadul buatannya adalah belum bisa melayani daerah lain karena rotinya hanya dapat bertahan selama 3 hari di suhu ruangan akibat tidak memakai bahan pengawet. Namun, pengiriman ke luar pulau masih bisa dilakukan untuk produk roti kentang saja.

Tantangannya berikutnya adalah mulai banyak yang meniru produknya, oleh karena itu, ia menekankan perlunya inovasi dalam model, kemasan, dan citarasa yang beragam untuk tetap unggul.

Lewat bisnisnya ini, Mariani berharap dapat membuat lebih banyak varian kue-kue jadul lainnya dan selalu berusaha serta belajar untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan setia Pandan Kaya.

Pandan Kaya menyediakan berbagai varian, yakni Roti kentang, Donat kentang, Putu ayu pandan, Selai srikaya pandan, Cake kuning telur, Cake jadul, Chiffon cake pandan, Chiffon cake orange, Cake kopi, Cake lapis nanas, Roll cake, Brownies kukus coklat, Brownies kukus ketan hitam, Marmer cake jadul, Puding marie regal dan Puding susu buah. Semua varian itu tanpa menggunakan pengawet.

Kue jadul "Pandan Kaya" beralamat di toko Meteor Elektronik Kapuas Indah jalan Gusti Ngurah Rai (Dekat Kelenteng) Kota Pontianak, Kalimantan Barat. (David)